Friday, October 3, 2014

Tumor Payudara Dibekam Di Titik Tersebut ?

TUMOR DI PAYUDARA LANGSUNG DIBEKAM DI TITIK TERSEBUT

Hari ini ada pasien akhawat dari Tangerang, kedatangan kedua setelah 2 minggu, usia 31 tahun. kasus tumor di payudara kanan posisi jam 12, 3 cm dari niple, muncul Juli 2014. Awalnya sebesar 1 cm. Tapi setelah dibekam di daerah Bitung jutsru membesar jadi 3 cm. Pasalnya, pembekaman langsung di bagian tumor. Sebenarnya pasien sudah mau menolak dan mengingatkan hal ini. Tapi pembekamnya ngeyel, tak apa-apa, kami sudah biasa melakukannya begini. Begitu kilahnya.
Masih menurut suami pasien, di tempat bekam tersebut sudah ada beberapa sertifikat pelatihan bekam. Semoga tak ada STSB Assabil, karena titik bekam langsung di tumor atau massa merupakan salah satu kontraidikasi titik bekam yang sudah diajarkan sejak awal, dan merupakan bahan ajar baku.
Ijtihad kami secara patologis dan juga dikuatkan pengalaman. Artinya, sejak lama kami mendapatkan limpahan pasien yang dibekam di tempat lain dengan kasus yang sama, bukannya mengecil atau sembuh, tapi justru membesar dan bahkan ada yang bernanah di bagian tumornya.
Dalam salah satu modul pelatihan di Assabil, kasus ini termasuk dalam modul kontraindikasi dan malpraktik bekam. Di samping kasus-kasus yang lain tentunya. Tujuannya, agar peserta didik mengetahui berbagai macam jenis kontraindikasi dan malpraktik bekam, sehingga dapat menghindarkan efek negatif dari pengobatan bekam. Bukannya kesembuhan yang didapat pasien, tapi justru penyakit di atas penyakit.
Antum boleh juga share pengalaman dan pengetahuan serupa, sebagai pasien atau sebagai pembekam di Fanspage Ust Kathur

Thursday, October 2, 2014

Menaklukkan Bapak Dubes

MENAKLUKKAN BAPAK DUBES
ilustrasi diplomasi
Ilustrasi Diplomasi

Hari ini pk 14.30 kedatangan tamu, dubes salah satu negara TimTeng. Berbincang beberapa tema, beberapa buku Ibnu Taimiyyah, Ibnu Qayyim dan beberapa hal, ternyata beliau belum pernah bekam. Keluhan, penyakit dah ditulis di MR. Eeee... ternyata beliau tak mau hijamah, tànpa alasan yg jelas, tapi yg jelas beliau dalam keadaan shoim.
Keengganan pasien untuk dibekam justru mengundang rangsang untuk menundukkannya. Bujuk punya bujuk melalui beberapa hadits Nabawi dan bujukan2 lain, akhirnya beliau menyerah, siap dibekam. Syaratnya, urid fadhilatak alladzi tuhajimuni. Thayyib, ra po po.
Alhamdulillah 5 titik berhasil dilaksanakan dengan aman.
Satu kepuasan tersendiri dapat "menaklukkan" Bapak duta besar dari satu negara, yg awalnya tak mau dihijamah hingga berkenan mencicipi pengobatan paling ideal ini.
Semoga kisah hari ini menjadi inspirasi bagi Ikhwan pembekam untuk istiqamah berdakwah.
Bagaimana kisah antum?

Wednesday, October 1, 2014

Arafah.. Oh Arafah

ARAFAH
padang arafah
Padang Arafah dilihat dari atas

Arafah adalah nama tempat dan waktu.
Arafah sebagai tempat adalah padang luas di sisi timur kota Makkah. Hujjaj melaksanakan inti haji yakni wuquf harus di Arafah, dengan batas-batas yang jelas.
Arafah sebagai waktu adalah pelaksanaan wuquf pada 9 Dzulhijjah, ketika para hujjaj melaksanakan inti haji, wuquf di sana, tidak tanggal 8 tidak pula tanggal 10 Dzulhijjah, apalagi selain itu.
Kaum Muslimin yang tidak menunaikan haji, disunnahkan berpuasa, bertepatan dengan hujjaj yang sedang wuquf di Arafah, yang disebut puasa Arafah, tidak sebelumnya dan tidak pula sesudahnya.
Esoknya tanggal 10 Dzulhijjah, hujjaj mendirikan shalat subuh di Muzdalifah, menghadap kiblat, bertahmid, bertakbir dan bertahlil, lalu berangkat menuju Mina sambil bertalbiyah, dan juga mengambil kerikil di Muzdalifah untuk melempar jamrah.
Kaum Muslimin yang tidak menunaikan haji, melaksanakan shalat Idul Adhha dan menyembelih kurban. Maka 10 Dzulhijjah juga disebut yaum an-nahr.
Ini semua merupakan rentetan yang berurutan dan tertib, seperti urutan dan tertib wudhu' atau shalat. Terjadinya perbedaan penetapan hari puasa Arafah dan Idul-Adhha, karena Arafah tidak dipahami sebagai nama tempat dan waktu secara bersamaan, urut dan tertib, dan juga menurut urutan dan tertib pelaksanaan manasik haji.
Di dunia ini, nama Arafah sebagai tempat hanya ada satu, dan waktunya pun hanya satu hari saja. Mestinya yaum Arafah dapat menjadi inspirasi penyatu semua ummat Islam, lintas bangsa lintas negara.
Bagaimana menurut pendapat Antum?

Sunday, September 28, 2014

Sterilisasi Gelas Kop Bekam

STERILISASI GELAS KOP BEKAM
Kop Bekam
Kop Bekam
Selama safari kali ini, Jakarta, Solo, Ponorogo, Banyuwangi, secara kebetulan kami bertemu beberapa pengisah cara mensteril gelas kop bekam. Mayorits informasi dari para pasien, dan mereka mendapatkan penjelasan dari pembekamnya. Mereka tuturkan dua cara: Semprot dengan alkohol, dan kedua mengguyurkan air panas ke gelas kop setelah dicuci dengan sabun. Boleh jadi dua cara inilah paling banyak yang dilakukan para pembekam, yang mereka sebut itu sudah proses sterilisasi.
Dua cara ini termasuk sebagian tahapan proses pencegahan dan penanggulangan infeksi. Karena itulah dalam pelatihan level awal di Assabil ada modul PPIB (Pencegahan dan Penanggulangan Infeksi Bekam).
Kami undang antum semua untuk berkomentar, cukup tidakkah dua cara di atas? Aman tidakkah dua ara di atas?
Atau boleh juga bergabung dalam pelatihan bekam di Assabil angkatan 126. Tafaddhol ditunggu info berikutnya pada tanggal 1 Oktober 2104.

Monday, September 22, 2014

INTERNATIONAL ISLAMIC MEDICINE FOUNDATION (IIMF)

INTERNATIONAL ISLAMIC MEDICINE FOUNDATION (IIMF)
INTERNATIONAL ISLAMIC MEDICINE FOUNDATION (IIMF)
INTERNATIONAL ISLAMIC MEDICINE FOUNDATION (IIMF)
Dengan rahmat Allah telah lahir International Islamic Medicine Foundation disingkat IIMF pada tanggal 20 September 2014 di Islamic Center Bekasi, dengan ketua formatur Ust, Hakimuddin dan wakilnya Ust. Hamid Arif.
Ini baru nama sementara, di samping ada dua alternative nama lain yang akan digodok team foramtur. Insya Allah akan lebih diperkuat dengan melibatkan semua unsur kekuatan pengusung dakwah Thibb Nabawi, dimana pun dan siapa pun, di Indonesia dan beberapa Negara Islam lainnya.
Embrio ini bermula dari sebab umum berupa kegerahan dan kegundahan batiny beberapa ikhwan pendakwah Thibb Nabawi. Kemudian mengerucut menjadi ghairah (kecemburuan) Islamiyah yang terusik khususnya di bidang pengobatan, thibb, medicine. Jika di sana ada TCM, Unani medicine, Ayurveda, lalu mengapa Islamic Medicine tenggelam di dalam perut bumi? Jangan-jangan sulalah min thin pun belum terbentuk.
Sebab khususnya?
Juga tak lepas dari kegerahan sebagian Ikhwan melihat fenomena, bahwa memang banyak pendakwah Thibb Nabawi, tapi dalam scope individu, group, kelompok kecil, dan kelembagaan parsialistik. Semua sudah aktif dan bergerak, tapi cenderung terbatas. Bahasa lebih natural, semua berjalan sendiri-sendiri. Ini semua juga positif dan barakah insya Allah.
Lalu?
Perlu trigger, one moment and a good opportunity. Perlu satu pintu atau jendela, tak perlu pintu gerbang untuk ke sana. Yang pasti, rumah Thibb Nabawi perlu ada untuk membangun mercusuar kebersamaan di atasnya. Bukan saja local tapi internasional. Dengan kebersamaan insya Allah akan tampak lebih indah.
Maka dipilihlah moment seminar DISCOVERY OF BEKAM sebagai pintu atau jendela ke sana, sebagai trigger. Alhamdulillah gagasan ini berjalan mulus dan berhasil, walau terdapat satu dua kekurangan dalam pelaksanaannya. Tapi dengan kelahiran IIMF ini dan juga berdirinya Ikatan LKP Bekam Indonesia, boleh dibilang tingkat keberhasilan momentum ini mencapai 100%. Sesuai dengan gagasan semula yang sudah dicanangkan jauh-jauh hari.
Jazakum Allah khairan aktsiran ana ucapkan kepada semua Ikhwah yang telah menyempatkan diri hadir pada acara tersebut, tanpa kecuali, dan mohon maaf atas segala kekurangan. Bagi yang belum bergabung, dimohon untuk segera merapatkan barisan.
Mohon masukan, input, usulan, sumbang saran, termasuk kritik positif untuk mengokohkan embrio IIMF ini.

Friday, September 19, 2014

Hijama Lines Incision

HIJAMA LINES INCISION (HLI)
Hijama Lines Incision

Praktik bekam bisa dibuat kelas ecek-ecek, toh kerja intinya ngekop dan mengeluarkan darah. Nyaris siapa pun dapat melakukannya. Tapi bagi orang lain, justru praktik bekam ini sangat komplek. Tak heran kemudian muncul aneka malpraktik bekam, seperti lumpuh setelah bekam, muncul scar atau jaringan parut di kulit akiba torehan yang asal-asalan, dll.

Team Assabil tak pernah diam mencari terobosan,berinovasi dan menggali pengetahuan baru tentang bekam. Yang terbaru dan paling gres adalah perubahan arah insisi atau torehan. Disebut inovasi, karena belum ada seorang pun yang mewacanakannya. Disebut perubahan, berarti ada penggantian dari system sebelumnya ke system baru.

Nah, di antara inovasi terbaru adalah Hijama Lines Incision atau HLI. Maksudnya adalah ketepatan arah torehan bekam berdasarkan topologi jaringan kulit, menurut arah salur-salur di permukaan kulit dan pengelompokannya.

HLI inilah refresh materi pelatihan yang akan disampaikan pada Ahad 21 September 2014 dalam rentetan seminar DISCOVERY OF BEKAM di Islamic Center Bekasi. Alumni Assabil yang tak ikut tentu akan ketinggalan kesempatan emas. Bagi nonalumni Asssabil juga boleh mengikutinya, karena ini benar-benar tawaran pengetahuan baru.

Inilah di antara contoh arah torehan bekam di wajah. HLI lainnya akan disampaikan pada acara tersebut.