Showing posts with label Nasihat. Show all posts
Showing posts with label Nasihat. Show all posts

Sunday, January 19, 2014

Berikan Apa Yang Ada Dalam Hatimu


Intermezo Cerita..

Suatu hari ada orang yang kaya raya memberikan sekeranjang makanan basi kepada orang miskin. Si miskin menerima pemberiannya dengan seulas senyuman, seraya bergegas meninggalkan istana.
Dia tumpahkan isi keranjang, lalu dia ganti dengan bunga-bunga segar yang menawan. Dia mengayunkan langkah kaki balik lagi menuju istana.

“Mengapa kau berikan bunga-bunga yang segar ini kepadaku, padahal sebelumnya kuberikan ke[adamu makanan basi dan rusak?” Tanya si kaya, tak habis pikir.


“Setiap orang memberikan apa yang ada di dalam hatinya,” jawab si miskin.


Jangan Lupa Like Fanspage Ust. Kathur Suhardi

Thursday, January 16, 2014

Bolehkah Hadits Dha’if Dijadikan Dalil?

Ilustrasi Buku Hadits
Ilustrasi Buku Hadits

Ada pendapat yang terkenal di kalangan pencari ilmu bahwa hadits dha’if boleh diamalkan dalam amal-amal fadhilah. Tapi kelonggaran ini menciptakan kelonggaran-kelonggaran lain yang pada akhirnya kebablasan dan bahkan menciptakan penyimpangan hingga menabrak batas ke masalah aqidiah, tanpa disadari atau disadari.
Karena itulah dalam pendahuluan Kitab Silsilatul- Ahadits Adh-Dha’ifah, hal. 10 – 12 Syaikh Al-Abany membuat kaidah-kaidah untuk meninggalkan hadits dha’if meskipun dalam amal-amal fadhilah. Para ulama muhaqqiq hadits berpendapat bahwa tidak ada pengamalan terhadap hadits dha’if secara total, baik dalam perkara hukum maupun dalam amal-amal fadhilah.

Hijamah atau bekam bukan termasuk perkara aqidiah murni, berarti termasuk perkara jibillah dan mu’amalah, yang menurut pendekatan hukum fiqih termasuk kategori sunah, yang jika dikerjakan berpahala dan yang jika tak dikerjakan tidak berefek dosa.

Namun ketika masalah hijamah ini dikaitkan dengan hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, dan juga di luar hijamah, maka dituntut perujukan kepada hadits-hadits shahih atau minimal hasan, bukan hadits-hadits dha’if, apalagi maudhu’ dan yang laa ashla lahu. 


Kalaulah disebutkan hadits dha'if, maka perlu keterangan statusnya sebagai hadits dha'if, agar tidak menyesatkan.

Thursday, January 2, 2014

Bersedekah Tanpa Mengeluarkan Duit? Bisa!

sedekah
Ilustrasi Sedekah

Bersedekah tanpa mengularkan duit? Bisa !
gini caranya..

  • Rekahkan seulas senyuman kepada saudaramu (proporsional dan tak kebablasen)
  • Sampaikan amar ma’ruf nahi munkar (amar ma’ruf relatif mudah. Yang berat adalah nahi munkar)
  • Kasih tunjuk orang yang kebingungan (seperti terhadap orang yang sedang mencari-cari alamat)
  • Menyingkirkan gangguan dari jalan
  • Kau kosonngkan wadah airmu untuk diberikan kepada saudaramu.

Begitulah Sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dari Abu Dzarr, riwayat At-Tirmidzy dan Ibnu Hibban, hadits shahih. Sebagian matan ada tambahan, hadits hasan: Kau bantu orang yang pandangan matanya kabur, maka itu juga shadaqahmu.

Jangan Lupa Like Fanspage Ust. Kathur Suhardi